Kuroko X Reader
A Puppy For You
Tim
basket Seirin akan melakukan sparing melawan Tim basket Yosen. Sebelum pergi,
Kuroko berpamitan denganmu. “(nama panggilanmu – chan), hari ini aku akan
melawan murasakibara-kun, aku pergi dulu” katanya sambil mengecup keningmu.
Kamu diam saja lalu melihat punggungnya yang semakin menghilang di ujung jalan.
Beberapa hari ini, kamu dan Kuroko memang ada beberapa masalah. Kamu tahu dia
memang orang yang pendiam, tapi kamu juga butuh perhatiannya.
Seirin
memenangkan pertandingan persahabatan itu dengan skor 76-70. Setelah berpamitan
dengan teman-teman se-timnya, Kuroko pun pulang. Dia nampak sangat lelah,
keringat bercucuran dari wajahnya. Setelah melewati beberapa blok rumah,
sampailah dia di apartemenmu.
Ding!!!.
Dia menekan tombol bel-mu. Kamu lekas pergi membukakan pintu untuknya.
“iya
sebentar”, katamu dari dalam kamar.
Kamu
membuka pintu dan melihat Kuroko berdiri di depanmu.
“masuklah,
kau terlihat kelelahan”, katamu padanya
“baiklah,
terima kasih” jawab Kuroko
“whoff!
Whoff!” bunyinya seperti anak anjing
“kuroko-kun,
darimana bunyi itu berasal?” tanyamu
Kuroko
diam saja, dia masih berdiri di depanmu. Tiba-tiba seekor anak anjing muncul
dari balik kedua kakinya.
“huaaa!!!
Punya siapa itu?” katamu dengan bersemangat.
“etto,
aku menemukannya saat perjalanan pulang” jawabnya sambil menggendong anak
anjing itu.
“kawaiiiiii”
katamu sambil mengambil anak anjing itu.
“apa
kau menyukainya?”
“ya
tentu saja. Apa boleh ku pelihara?”
“baiklah.
Apa sekarang aku boleh masuk?”
“oh
iya, aku hampir lupa. Masuklah dan pergi mandi”
Kuroko
memasuki ruang keluargamu. Kamu membawa anak anjing tersebut. Kalian berdua
duduk di sofa, dan menyalakan televisi.
“aku
akan memberinya nama” katamu
“nama?
Seperti apa?”
“aku
akan memberinya nama Nigou (nomor dua)”
“nama
yang bagus, mengapa?”
“karena
dia sangat mirip denganmu, coba perhatikan matanya”
“kau
benar” ujarnya lalu mencium pipimu.
Wajahmu
memerah. Rasanya seperti semua permasalah telah berakhir karena kamu sangat
bahagia diberikan anak anjing.
“kau
bau sekali -__-“ katamu sambil mendorongnya. “pergilah mandi”
“baiklah”
jawabnya sambil mengelus kepalamu
Kuroko
meraih handuk yang ada di tasnya. Dia pergi ke kamar mandimu. Melepaskan
bajunya dan menyalakan shower. Dia mandi dengan tenang. Selepas mandi…
“apa
aku boleh meminjam kamarmu dan bisakah kau mengambilkan tasku?” pintanya
“silahkan”
katamu sambil menutup matamu dan mengulurkan kedua lenganmu untuk memberikan
tasnya.
Selesai
berpakaian, dia keluar dan duduk disampingmu.
“aku
pikir, aku harus pulang sekarang.” katanya
“mengapa
cepat sekali?”
“aku
tidak ingin mengganggumu, karena beberapa hari terakhir aku membuatmu kesal”
“tak
apa, aku sudah memaafkanmu” katamu sambil menariknya “makan malamlah disini”
“baiklah,
terima kasih. Aku benar-benar minta maaf” jawabnya lalu ia mengecup pipimu
lagi.
Kamu
membawanya ke meja makan, lalu menyajikan beberapa hidangan kesukaannya. Malam
itu adalah malam yang indah untuk kalian. Kalian makan malam berdua.
Setelah
selesai makan malam, Kuroko berpamitan untuk pulang. Kali ini dia mengecup
bibirmu. *smooch* wajahmu kembali kemerahan.
“terima
kasih atas makan malamnya. Aku pulang dulu” katanya di depan pintu
“baiklah,
hati-hati dijalan”
Kuroko
pun pulang dari rumahmu, dan kamu merasa sangat bahagia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar